Sabtu, 05 Maret 2016

Pengertian Himpunan, Jenis – Jenis Himpunan & Cara Penulisannya



Himpunan 

Pengertian Himpunan, Jenis – Jenis Himpunan & Cara Penulisannya.

Himpunan adalah kumpulan benda atau objek yang dapat di definisikan dengan jelas. Notasi notasi pada himpunan adalah sebagai berikut;
     a.    Himpunan dinyatakan dengan huruf kapital A,B,C,D,E..… , sedangkan anggotanya dinyatakan dengan hiruf kecil a,b,c,d,e….. dan anggota tersebut menggunakan kurung kurawal, seperti {a,b,c,d…..}
     b.    Elemen atau anggota dinyatakan dengan simbol ∈ . Jika x anggota himpunan A maka ditulis x ∈ A.
     c.   Bukan elemen dinyatakan dengan simbol  ∉ . Banyaknya anggota himpunan A ditulis  n(A).

Himpunan memiliki beberapa jenis. Jenis – jenis himpunan tersebut diantaranya adalah sebagai berikut;
v    -          Himpunan Berhingga (memiliki banyak anggota berhingga/diketahui/dapat dinyatakan)
Contoh : {1,2,3}, {3,5,7,9}
      -          Himpunan Tak Berhingga (memiliki banyak anggota tak berhingga/tak terhitung)
Contoh : (1,2,3,4……..}
      -          Himpunan Kosong (himpunan yang tidak memiliki anggota) 
     Dinotasikan dengan { } 
      -          Himpunan Semesta (memuat semua anggota yang sedang dibicarakan)
Dinotasikan dengan S

Dalam penulisan Himpunan terdapat tiga cara, yaitu;
     1.     Menuliskan syarat/sifat anggotanya
Contoh :
Q adalah himpunan bilangan asli kurang dari 13
Maka, penulisan himpunannya adalah;
Q = {bilangan asli kurang dari 13}
     2.    Menuliskannya dalam bentuk Notasi
Contoh :
Q adalah himpunan bilangan asli kurang dari 13
Maka, penulisan himpunannya adalah;
Q = {x | x < 13, x ∈ bilangan asli}
     3.    Mendaftarkan anggota – anggotanya
Contoh :
Q adalah himpunan bilangan asli kurang dari 13
Maka, penulisan himpunannya adalah;
Q = {1,2,3,4,5,6,7,8,9,10,11,12}

pembukaan UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945 || Pendidikan Kewarganegaraan

Berikut adalah isi pembukaan Undang - Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945




Undang-undang Dasar
Negara Republik Indonesia Tahun 1945 

Pembukaan

Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan diatas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.

Dan perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentosa mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan negara Indonesia, yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.

Atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya.

Kemudian daripada itu untuk membentuk suatu pemerintah negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial, maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang-Undang Dasar negara Indonesia, yang terbentuk dalam suatu susunan negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada : Ketuhanan Yang Maha Esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, dan kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, serta dengan mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Jumat, 04 Maret 2016

Stuktur - Stuktur Teks



              Berikut adalah stuktur - stuktur dari Teks Cerpen (Cerita Pendek), Teks Laporan Hasil Observasi, Teks Eksposisi, Teks Fabel, Teks Biografi, Teks Prosedur,  Teks Ulasan, Teks Tanggapan Kritis. 

     1.     Teks Cerpen (Cerita Pendek)
Stukturnya sebagai berikut;
a.    Orientasi  
b.    Komplikasi
c.    Resolusi
     2.    Teks Laporan Hasil Observasi
Stukturnya sebagai berikut;
a.    Definisi Umum
b.    Deskripsi Bagian
c.    Deskripsi Manfaat
     3.    Teks Eksposisi
Stukturnya sebagai berikut;
a.    Tesis (Peryataan Pendapat)
b.    Argumentasi
c.    Penegasan
     4.    Teks Fabel
Stukturnya sebagai berikut;
a.    Orientasi
b.    Komplikasi
c.    Resolusi
d.    Koda
     5.    Teks Biografi
Stukturnya sebagai berikut;
a.    Orientasi
b.    Peristiwa  dan Masalah
c.    Reorientasi
     6.    Teks Prosedur
Stukturnya sebagai berikut;
a.    Tujuan
b.    Langkah – Langkah
     7.    Teks Ulasan
Stukturnya sebagai berikut;
a.    Orientasi
b.    Tafsiran
c.    Evaluasi
d.    Rangkuman
     8.    Teks Tanggapan Kritis
Stukturnya sebagai berikut;
a.    Evaluasi
b.    Deskripsi Teks
c.    Penegasan Ulang

Kamis, 03 Maret 2016

Tindakan, Motif dan Prinsip Ekonomi (ILMU PENGETAHUAN SOSIAL) SMP



Tindakan, Motif dan Prinsip Ekonomi

     1.     Tindakan Ekonomi
Tindakan ekonomi adalah tindakan yang dilakukan oleh manusia dalam rangka memenuhi berbagai kebutuhannya dengan memanfaatkan sumber – sumber pemenuhan kebutuhan yang terbatas dengan sebaik dan sehemat mungkin.
Tindakan ekonomi yang dilakukan manusia pada umumnya meliputi tiga hal yaitu:
1.     Tindakan ekonomi dalam konsumsi
Tindakan ekonomi dalam konsumsi  adalah menggunakan, memakai, atau menghabiskan hasil produksi untuk memenuhi kebutuhan.
2.    Tindakan ekonomi dalam produksi
Tindakan ekonomi dalam produksi adalah segala aktivitas yang dilakukan oleh manusia yang ditunjukan untuk menambah dan mempertinggi nilai ayau faedah suatu barang.
3.    Tindakan ekonomi dalam distribusi
Tindakan ekonomi dalam distribusi adalah penyaluran dan penyebaran barang dari tangan produsen untuk sampai ketangan konsumen.
     2.    Motif Ekonomi
Motif Ekonomi  adalah alasan atau keinginan yang mendorong manusia melakukan tindakan ekonomi.
Berdasarkan asalnya, motif ekonomi terdiri atas motif intrinsik dan motif ekstresik.
a.    Motif Intrinsik, adalah motif ekonomi yang timbul atas kesadaran manusia itu sendiri.
b.    Motif Ekstresik, adalah motif ekonomi yang dilandasi atas dasar dorongan atau pengaruh dari orang lain.
Berdasarkan aspeknya, motif yang mendorong kegiatan ekonomi ini ada bermacam – macam, yaitu:
a.    Motif untuk memenuhi kebutuhan.
b.    Motif untuk berbuat sosial.
c.    Motif untuk memperoleh penghargaan.
d.    Motif untuk memperoleh kekuasaan.
     3.    Prinsip Ekonomi
Prinsip Ekonomi dapat diterapkan oleh pelaku ekonomi, yaitu produsen,konsumen, dan distributor. Orang yang menerapkan prinsip ekonomi dalam melaksanakan tindakannya selalu hemat (efisien) dan bertindak rasional.
Manfaat yang diperoleh apabila seseorang bertindak sesuai prinsip ekonomi.
1.     Memperoleh hasil sebesar – besarnya dalam tingkat tertentu (keuntungan maksimum)
2.    Memperkecil kerugian yang diderita dalam tingkat tertentu (pengorbanan minimum)
Berikut ini adalah ciri –ciri perilaku orang yang berpegang pada prinsip ekonomi.
1.     Bersikap hemat
2.    Menentukan skala prioritas
3.    Bertindak secara rasional dan ekonomis
4.    Bertindak dengan prinsip cost and benefit